Biar Langit yang membuktikan

Pagi dini hari aku berangkat ke Serang dengan menggunakan kendaraan umum yaitu bus Kp. Rambutan-Merak. Selama di dalam bus aku memikirkan diriku yang minggu2 ini memilki jarak dengan Allah salah satunya faktor tamu bulanan. Aku merasa diri ini banyak dosanya, maksiat mulu, pahalanya minus, gitu dah pokonya rasanya maluuu banget dengan begitu banyak dosa tapi Allah masih ngasih banyak nikmat. Nikmat sehat, nikmat kelapangan waktu, rezeki, dan pagi ini aku diberikan kenikmatan yang sangaatt indah
Indah gak? Menurut ku indah. Sepanjang jalan aku diberi view seperti itu seakan-akan langit memberi tahu bahwa mereka indah dan tak ada cacatnya karena mereka ciptaan Allah yang maha sempurna, seakan-akan mereka mereka memberi tahu bahwa Allah maha baik karena memberikan pemandangan indah dan dapat dinikmati salah satu oleh ku yang banyak dosa minus pahala, seakan-akan langit mengajak ku untuk mengingat Allah yang maha pengampun, maha pengasih dan penyayang.
Nyatanya sejauh apapun kita dari Allah, Allah tetap berusaha membuat hambaNya kembali mendekat dengan macam-macam asbab, padahal kita sendiri yang menjauh karena maksiat yang kita lakukan.
Maka lihatlah langit, dan biarkanlah langit yang membuktikan bahwa Allah Yang Maha Esa dan Maha kuasa atas segalanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tindakan yang menghasilkan identitas

Reconnecting with Quran vol.2

hakikat proses hidup