Bertemu doi bukanlah akhir segalanya
Halo kalian yang buka tulisan ini. Gue mau bahas tentang memantaskan diri untuk menikah nih terinspirasi dari suatu forum diskusi di WA yang pembicaranya ka Atika Cahya, disitu ka Atika membahas tentang Seni Memantaskan Diri, menarik menurut gue dan relate untuk gue jadi yauds gue daftar dan ikut diskusinya. Setelah ikut diskusinya ternyata diskusi ini menambah ketenangan gue dengan pertanyaan "kapan nikah?" "kapan jodohnya dateng?" entah dari orang lain maupun dari diri gue sendiri. Ternyata teorinya mudah ya untuk mengatakan "yaudah sekarang waktunya memantaskan diri dulu sebelum waktunya tiba" tapi yang sebenarnya terjadi adalah bukannya sibuk "memantaskan diri" tapi sibuk bertanya "siapa jodoh ku?" "kapan nikah". Sebenarnya harus kaya gimana sih kita dalam memantaskan diri? Diawali oleh ka Atika dengan kalimat... "Kita gak perlu laporan ke seseorang yang sudah kita targetkan untuk memantaskan diri" hmm oke jad...