Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Soal rasa

3,5 tahun yang lalu, dengan yakin aku memutuskan untuk bergabung. Seiring jalan aku merasa ada banyak hal yang membuat aku ragu, keraguan ku karena aku yg belum bisa "move on" dari suasana organisasi ku di SMA. Akhirnya timbulah rasa tidak nyaman Namun rasa itu harus aku tahan dan aku tetap bergabung karena ada tujuan yg tak akan bisa aku capai bila aku lepas, aku semakin khawatir bila aku lepas hingga sampailah pada suatu titik aku memutuskan untuk sudah tidak ingin bergabung lagi dan aku berpikir aku akan kuat walaupun lepas disini. Nyatanya rencana Allah sangat berbeda dengan rencana ku, aku diberi amanah yang besar disini. Tak ada alasan yang jelas kalau aku harus menolak amanah tersebut. Akhirnya aku jalani itu semua dengan banyak warna. Tawa, tangis, kecewa, marah, bahagia, dll semua ada.  Dan sampailah aku dipenghujung kepengurusan, harus ada laporan pertanggung jawaban, disana aku baru merasakan kekeluargaan, kenyamanan hingga akhirnya aku jatuh cinta disini. Ken...

Istighfar !

Terlalu bangga terhadap suatu kelompok bikin kamu jadi sombong ? Malah jadi lupa diri ? Lupa untuk open minded? Lupa dengan pepatah "dimana kaki dipijak disitu bumi dijunjung (eh bener gak sih)" ? Itu yang terlintas dipikiran ku saat melihat mu berbeda tapi kalau aku pikirkan kembali, aku yg harus mempertanyakan diri sendiri Apakah diri ini terlalu keakuan ku? Atau aku juga tidak open minded? Kurang berlapang dada? Terlalu banyak dugaan/prasangka..jadi teringat perkataan murabbi "jika kamu memiliki prasangka buruk segeralah perbanyak istighfar sampai prasangka itu hilang" Kini hanya itu yg bisa ku lakukan. Aku menyerah untuk memikirkan prasangka ku, sungguh mengganggu. Intinya manusia itu kompleks, jika hanya mengandalkan prasangka maka yang ada hanya perpecahan secara tidak langsung

Biar Langit yang membuktikan

Gambar
Pagi dini hari aku berangkat ke Serang dengan menggunakan kendaraan umum yaitu bus Kp. Rambutan-Merak. Selama di dalam bus aku memikirkan diriku yang minggu2 ini memilki jarak dengan Allah salah satunya faktor tamu bulanan. Aku merasa diri ini banyak dosanya, maksiat mulu, pahalanya minus, gitu dah pokonya rasanya maluuu banget dengan begitu banyak dosa tapi Allah masih ngasih banyak nikmat. Nikmat sehat, nikmat kelapangan waktu, rezeki, dan pagi ini aku diberikan kenikmatan yang sangaatt indah Indah gak? Menurut ku indah. Sepanjang jalan aku diberi view seperti itu seakan-akan langit memberi tahu bahwa mereka indah dan tak ada cacatnya karena mereka ciptaan Allah yang maha sempurna, seakan-akan mereka mereka memberi tahu bahwa Allah maha baik karena memberikan pemandangan indah dan dapat dinikmati salah satu oleh ku yang banyak dosa minus pahala, seakan-akan langit mengajak ku untuk mengingat Allah yang maha pengampun, maha pengasih dan penyayang. Nyatanya sejauh apapun kita dari ...

Doing nothing

Kamu hilang tapi tidak dengan Rabb ku Dulu kamu penghibur tapi Rabb ku penghibur ku dulu dan sampai saat ini Iya...kamu yang sudah tak terlihat di kehidupan ku kini malah aku cari-cari, bahkan pencarian ku tergolong tidak masuk akal...karena pencarian yang masuk akal pun tak ku temukan. Tapi aku terlupa suatu hal... Aku ulangi Kamu hilang tapi tidak dengan Rabb ku Dulu kamu penghibur tapi Rabb ku penghibur ku dulu dan sampai saat ini Aku mengabaikan tuhan ku. Aku melupakan zat yang selalu ada di sisi ku. Aku terlalu sibuk mencari kamu agar kembali menghibur ku padahal aku memiliki Allah yang mudah saja bagi-Nya untuk menghibur ku Maafkan aku ya Allah...maafkan aku tidak pernah bersyukur dan jarang mengingat kematian -malam ganjil terakhir di bulan ramadhan- 😭

Menyerap tak mengeluarkan

Bismillahirrahmanirrahim Sampai lupa kalau punya blog, Umurku sudah menginjak kepala 2, namun akhir-akhir ini aku berpikir apa yang sudah aku lakukan minimal untuk lingkungan ku, diumur ku ini masih saja overthinking about my self. Alhamdulillah, Allah takdirkan aku memiliki orang-orang yang sangat menginspirasi, sangat amat banyak belajar dari mereka yaaa tentang banyak hal, tentang cara berpikir, mempertahankan prinsip apapun kondisinya, ingin melihat satu isu dari berbagai sudut pandang, strategi dakwah, dan masih banyaakk lagi. Agar aku tak lupa dengan orang-orang yang sudah menginspirasi aku akan tulis disini 1. Pak Pri :beliau ini pelatih rohis,melalui beliaulah diajarkan untuk menggali segala informasi melalui buku, koran,sejarah,bukan hanya lewat artikel internet yang sering muncul di tl fb, atau line today😖, jangan mudah menilai suatu hal tanpa diteliti lebih dalam, saling menghormati perbedaan event itu perbedaan pendapat perbedaan cara berpikir tapii saling menghormat...