Semua doa akan di ijabah (?)

Doa dan permohonan perlindungan kepada Allah adalah senjata. Kekuatan senjata tidak semata-mata terletak pada ketajamannya, tapi juga pada pemakainya. Apabila sangat tajam dan digunakan oleh tangan yang kuatdan tanoa penghalang maka senjata itu akan ampuh menghancurkan musuh.
Apabila salah satu syarat itu hilang maka hilang pulalah pengaruhnya. Demikian pula dalam masalah doa. Jika doa itu sendiri kurang baik atau yang berdoa juga tidak berkonsentrasi, baik hati maupun lidah yang mengucapkannya, atau karena hambatan lain maka doa itu akan membekas sama sekali dan krang itu tidak mendapatkan apa-apa.
Ternyata salah satu penyebab gagalnya suatu doa adalah sifat tergeda-gesa dalam menanti terkabulnya doa. Hamba yang berdoa itu terlalu terburu-buru. Ia merasa ijabah-nya lambat, atau terlalu mundur datangnya, sehingga membuatnya cemas. Akhirnya, ia meninggalkan doa sama sekali.
Lalu bagaimana agar doa kita diijabah ? Lebih baik kita pahami betul waktu-waktu ijabah doa dan adab berdoa

Waktu-waktu ijabah
Waktu-waktu ijabah adalah waktu di mana Allah menjawab doa kita. Waktu ijabah ada enam, yaitu:
1. Sepertiga terakhir dari malam hari.
2. Waktu azan (dikumandangkan).
3. Di antara azan dan iqamah.
4. Seusai shalat fardhu.
5. Waktu imam naik mimbar hingga selesai shalat pada hari itu.
6. Pada jam-jam terakhir setelah shalat Ashar

Adab berdoa
1. Hati merasa benar-benar hadir dan "bertemu" dengan Sang Khalik sehingga mampu berkomunikasi secara khusyuk.
2. Merendahkan diri serta tunduk khusyuk ke hadirat-Nya.
3. Menghadap kiblat.
4. Harus dalam keadaan suci, kalau bisa dalam keadaan wudhu.
5. Mengangkat tangan kepada Allah.
6. Memulainya dengan pujian kepada Allah. Misalnya membaca "Alhamdulillah...," lalu membaca shakawat bagi Nabi.
7. Sebelum menyampaikan keinginanya, seseorang terlebih dahulu memohon ampunan dan bertobat kepada Allah, misalnya dengan mengicapkan, "Astaghfirullah al-Azhim wa awtub ilaih."
8. Memohon ke hadirat Allah dengan sungguh-sungguh.
9. Berdoa dengan penuh harap dan takut, bertawasul kepada Nya dengan nama-namaNya dan sifat-sifatNya dan mengesakanNya.
10. Bersedekah sebelum berdoa.

Kalimat-kalimat ini saya kutip dari buku karya Ibnu Qayyim al-Jauziyyah

Wallahu 'alam bishawab
Semoga bermanfaat :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tindakan yang menghasilkan identitas

Reconnecting with Quran vol.2

hakikat proses hidup