Mencari Allah

Zaman sekarang banyak sekali ide-ide baru yang diciptakan kemudian dikembangkan menjadi suatu ideologi, yang kemudian ideologi ini diagung-agungkan oleh mereka-mereka yang meyakininya. Sampai sudah dititik apapun permasalahan di dunia ini penyelesaiannya bersumber dari ideologi tersebut dan terbentuklah sebuah "isme" dimana secara tidak langsung mereka yang meyakini ideologi dengan cara tersebut juga telah menjadikan ideologi sebagai sesembahan.
Sesembahan kecuali Allah adalah lemah. Allah berfirman dalam QS. Al-Hajj ayat 73 yang intinya sesembahan yang manusia sembah kecuali Allah tidak dapat mencipatakan seekor lalat yang sering kita jumpai disekitar kita. Selain tak dapat menciptakan seekor lalat, berhala-berhala pun tak mampu mengendalikan seekor lalat untuk tidak mengambil sedikit sekali makanan atau minuman yang lalat hinggapi. Selemah itukah sesembahan? Maka ketika yang disembah lemah otomatis yang menyembah (manusia) pun lemah.
Allah menegaskan dalam QS. Hajj ayat 74 bahwa Allah Maha Kuat, tidak ada kelemahan padaNya. Maka yang lemah harusnya bersandar, menyembah kepada yang kuat bukan kepada yang sesama lemah apalagi kepada yang lebih lemah. Manusia tak akan menemukan kekuatan hingga mereka belajar mencari Allah.Inilah pandangan kita terhadap kehidupan yang seharusnya:
Bahwa manusia dalam sebuah perjalanan.
Perjalanan itu akan berakhir dengan bertemunya hamba dengan penciptanya.
Maka sebagai hamba yang sadar betul akan pertemuan tersebut pasti bersiap-siap untuk pertemuan tersebut.
Bukankah manusia banyak keinginan? Bila kita ingin kaya maka harusnya kita bersandar kepada yang Maha Kaya, bila kita ingin pintar maka harusnya kita bersandar kepada yang Maha Mengetahui.
Apapun keinginan kita pasti Allah kabulkan karena Allah pemilik segala sesuatu. Namun pada penjelasan Ust. NAK dalam video https://www.youtube.com/watch?v=uKfF5BuLi5A, janganlah kita meminta hal-hal yang lemah ke Allah, karena Allah Maha Kuat maka tak seharusnya kita meminta hal-hal yang lemah ke Allah. Agungkanlah Allah dengan sebenar-benarnya, salah satunya dengan kita meminta banyak hal hanya kepada Allah dan permintaan tertinggi seorang hamba di dunia adalah ingin Allah senang dengan kita. Bila Allah senang dengan kita maka kita tak akan risau dengan urusan dan rezeki di dunia serta hidup kita pun akan tenang.

#MatrikulasiNAKID
@nakindonesia : Ig

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tindakan yang menghasilkan identitas

Reconnecting with Quran vol.2

hakikat proses hidup