Beyond Blessed

Hidup selama hampir 23 tahun di dunia, sangat tidak mungkin tidak melakukan kesalahan, sangat tidak mungkin. Menyesali kesalahan yang telah dibuat, lalu diwaktu lain melakukan kesalahan lagi bahkan sering juga kesalahannya sama. Sampai pernah dititik "malu" untuk menghadap Allah, malu untuk memohon ampun, malu untuk meminta karena merasa sudah sangat diluar batas.

Ah ternyata pikiran dan hati ku sempit! Sama saja menganggap cintaNya lebih kecil dari dosa-dosa ku. Padahal ternyata kebalikannya! CintaNya lebiihh besarr daripada dosa-dosa ku. Allah katakan sendiri dalam QS. Az-Zumar:53 dan kalian juga bisa tonton penjelasan ayat ini yang dijelaskan langsung oleh Ust. Nouman Ali Khan https://www.youtube.com/watch?v=Ls113rurn3Y.
"Katakanlah, "Wahai hamba-hamba Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah yang Maha Pengampun, Maha Penyanyang..." (QS. Az-Zumar:53) 
Ayat ini diturunkan Allah untuk hambaNya yang tidak patuh dan malu atau sudah putus asa untuk memohon ampun kepada Allah, namun Allah tegaskan bahwa Allah akan ampuni semua dosa dengan syarat kita tidak menyerah pada rahmatNya, kita membuka hati, menyesali dengan sungguh-sungguh dosa-dosa.

Lantas, bagaimana agar kita istiqomah dan tidak berpaling dari perbuatan-perbuatan yang mendatangkan dosa?
Jawabannya ada di video https://www.youtube.com/watch?v=OOz7v0mCkIE, yang intinya adalah kita harus meyakini dengan penuh bahwa yang ada pada Allah lebih baik dan kekal. Allah akan menjamin akan memberikan kehidupan yang bahagia di akhirat tetapi ada syaratnya yaitu bagi orang-orang yang menjauhi dosa besar dan bagi orang-orang yang menjauhi perbuatan keji. Keduanya seirama dan tak dipisahkan.

Namun ternyata Allah Maha Tahu apa yang manusia mau, kita pasti bukan cuma ingin kebaikan yang kekal di akhirat tetapi juga ingin di dunia. Dan Allah telah memberi tau caranya dalam QS. Ibrahim: 7 yang penjelasannya bisa disimak dalam video https://www.youtube.com/watch?v=wGSGGNH3M7s
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan tambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azabKu sangat pedih." (QS. Ibrahim:7)
Kunci dari diberikannya kebaikan yang kekal bahkan bertambah di dunia adalah bersyukur. Dalam ayat ini Allah tidak mengatakan "jika kamu bersyukur kepada Ku" Allah hanya katakan "jika kamu bersyukur" artinya bersyukur disini bukan hanya bersyukur kepada Allah, tetapi juga kepada orang tua, guru, teman-teman, dan orang-orang yang berjasa dengan kita dengan cara kita harus bisa menghargai mereka dan bersyukur ditunjukkan dari sikap, gaya hidup, cara berfikir. Bila kita mampu lakukan hal tersebut Allah jamin akan tambah. Tambah pengetahuan, kesabaran, , dan kenikmatan lainnya. Allah tidak menyebutkan apa yang akan ditambah karena Allah tidak membatasi sesuatu yang akan Ia tambahkan untukmu.
Mensyukuri besarnya rahmat Allah
Maka menyegerakan bertaubat
Mensyukuri segalanya
Tidak cukup dengan berucap Alhamdulillah
Tetapi ditunjukkan melalui sikap
Cara berfikir yang baik
Hati yang berusaha khusyuk
Semoga dengan cara bersyukur Allah ampuni dosa
Semoga dengan cara bersyukur Allah beri kesabaran
Semoga dengan cara bersyukur Allah bimbing diri ini
Semoga dengan cara bersyukur Allah beri kebaikan yang kekal di dunia dan di akhirat
 #MatrikulasiNAKID 
@nakindonesia (instagram)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tindakan yang menghasilkan identitas

Reconnecting with Quran vol.2

hakikat proses hidup