Don't Give Up
Tulisan ini adalah resume dari dua video Ustad Nouman Ali Khan yang bisa di klik di link berikut:
Setelah menonton dua video tersebut jujur saya meneteskan air mata, menyadari betapa Allah yang menciptakan kita semua sangat dekat, sangat mengenal, sangat memperhatikan, sangat mengasihi masing-masing diri kita. Dibuktikan dalan Quran Surah Al-Baqarah: 186
"Dan apabila hamba-hamba Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepadaKu. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah) Ku dan beriman kepada Ku, agar mereka memperoleh kebenaran"
Melalui ayat tersebut Allah ingin memberitau kepada kita yang bertanya-tanya tentang Allah bahwa sesungguhnya Allah dekat dan Allah undang semua manusia, siapapun dia, bagaimanapun amalnya untuk berdoa kepadaNya dan menjamin akan mengabulkan segera setiap doa si pemohon (orang yang berdoa). Allah selalu menunggu hambaNya untuk berbicara denganNya melalui doa padahal Allah lebih sibuk dari manusia, Allah mengurusi alam semesta beserta isinya tetapi Allah tetap selalu menunggu kita untuk berdoa, Subhanallah.
Manusia meminta banyak hal ke Allah dan Allah mendengar dan mengabulkan setiap doa tetapi Allah tidak banyak meminta kepada hambaNya. Di ayat ini Allah katakan "Hendaklah manusia patuhi perintah Allah". Kita diminta untuk patuhi perintahNya di tiap aktivitas kehidupan kita dengan kata "Hendaklah" bukan dengan kata "Harus". Allah ingin melihat usaha kita apakah benar-benar berusaha untuk penuhi perintahNya.
Ayat ini pun Allah mengharuskan kita untuk beriman kepadaNya, percaya kepadaNya. Mengapa disini menggunakan kata harus?
Ketika kita berdoa suatu hal kepada Allah dan tidak langsung Allah kabulkan maka berpeluang untuk goyah iman kita kepadaNya dan Allah ingin kita tetap beriman, jangan goyah. Seakan-akan Allah mengatakan "Percayalah, Aku mendengar doa mu, dan aku tau cara terbaik untuk menjawab doa mu".
Siapakah yang lebih mengenal diri kita? diri sendiri atau Yang Menciptakan kita?
Di akhir kalimat Allah jelaskan bahwa manusia hendaknya mematuhi perintahNya dan harus beriman kepadaNya dengan harapan agar manusia mendapatkan kebenaran. Mendapatkan kebenaran yang berawal dari doa karena doa adalah otaknya ibadah, doa adalah hatinya ibadah dan inti dari kita berdoa adalah berbicara langsung ke Allah. Menghubungkan hubungan kita dengan Allah agar dekat dan lebih dekat lagi.
Komunikasi kita ke Allah dengan cara berdoa dan komunikasi Allah ke kita dengan kita membaca Al-Qur'an, membaca pesanNya.
Jangan pernah menyerah dari rahmat Allah, jangan pernah berhenti berdoa, berusahalah sekuat kita untuk patuhi perintahNya yang saya yakini tidak lebih banyak dari permintaan kita kepadaNya secara langsung maupun tidak langsung dan terakhir jaga terus keimanan kita bagaimanapun kondisi kita saat ini. Karena malu rasanya bila kita menyerah dari rahmat Allah bila kita bandingkan diri ini dengan perjuangan Robert Davilla yang diceritakan Ust. Nouman Ali Khan.
Semoga di sisa Ramadhan ini kita perbanyak doa dan tak menyianyiakan momen ini.
#MatrikulasiNAKID
@nakindonesia (instagram)


Komentar
Posting Komentar